Rabu, 11 Februari 2015

Bayi Tertukar 20 Tahun, Keluarga Diberi Uang Rp 2,6 Miliar

Dua keluarga di Perancis yang bayinya tertukar saat lahir lebih dari 20 tahun lalu mendapatkan dana kompensasi senilai 2,1 juta dolar AS atau setara Rp 2,6 miliar. Dilansir NewsAsia, jumlah kompensasi tersebut sebenarnya lebih rendah enam kali lipat dari tuntutan keluarga kepada pihak rumah sakit sebelumnya.

Kisah bayi tertukar ini bermula pada 4 Juli 1994. Kala itu, Sophie Serrano melahirkan bayi bernama Manon di sebuah klinik di Cannes, Perancis. Bayi itu ternyata menderita penyakit kuning. Akhirnya dokter menempatkannya di dalam inkubator yang dilengkapi dengan lampu pengobatan. Ia ditempatkan bersama bayi perempuan lainnya. Tanpa sengaja, seorang perawat menukar mereka.

Meskipun sempat curiga melihat panjang rambut bayinya yang berbeda, masing-masing orang tua membawa bayi itu. Sepuluh tahun kemudian, ayah Manon mulai curiga melihat warna kulit anaknya yang jauh lebih gelap darinya. Akhirnya ia melakukan tes darah. Hasil menunjukkan bahwa ia bukanlah ayah biologis anak itu.

Mengikuti suaminya, Sophie Serrano juga menjalani tes dan mendapatkan hasil serupa. Serrano akhirnya mencari keluarga yang membesarkan anak biologisnya. Hasil penyelidikan akhirnya mengungkap misteri tertukarnya kedua bayi tersebut. Pada 1994, ada tiga bayi yang lahir dengan penyakit kuning di klinik itu, dua perempuan dan satu laki-laki. Karena hanya ada dua inkubator dengan lampu khusus, perawat memutuskan untuk menyatukan bayi dengan jenis kelamin sama.

Kedua pasang orang tua ini akhirnya bertemu putri biologis mereka untuk pertama kalinya ketika berusia 10 tahun, tapi tidak meminta pertukaran kembali. Sejak pertemuan tersebut, kedua keluarga menjaga jarak.

KotaBontang.net  Mengabarkan Untuk Anda : Portal Kota Bontang Untuk Indonesia | Sharing Informasi dan Media Diskusi Kota Bontang | MentionUs!