Kamis, 12 Oktober 2017

Gadis 21 Tahun Buta Setelah Main Game di Ponsel

Gadis 21 Tahun Buta Setelah Main Game di Ponsel

Remaja 21 tahun menderita kebutaan setelah 24 jam bermain game tanpa henti via smartphone. Menurut gadis yang menyebut dirinya Xiaojing (nama samaran), bermain game adalah satu-satunya hobi yang ia miliki.

Xiaojing bisa menghabiskan malam dan akhir pekan dengan bermain game di smartphone. Ia bahkan rela memangkas jam tidur dan tak memerhatikan kesehatan tubuhnya.

“Saya sangat ketagihan main game bahkan sampai lupa makan dan mandi,” kata Xiaojing.

“Saya selalu bilang ke diri sendiri ‘ini bakal jadi ronde terakhir’, tapi saya tak bisa berhenti,” ia menambahkan.

Kisah ketagihan game yang berujung kebutaan ini terjadi pada satu hari libur. Xiaojing yang bekerja sebagai akuntan ingin melepas penat dengan bermain game tanpa jeda.

Game yang ia mainkan kala itu adalah “Honour of Kings” yang dikembangkan raksasa China, Tencent. Game tersebut sangat populer di China, hingga menghimpun 200 juta pengguna.

Setelah beberapa jam asik main game, Xiaojing merasakan penglihatan mata sebelah kanannya buram hingga benar-benar hitam. Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Sabtu (11/7/2017), dari BGR.

Ia pun panik dan segera ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter mendiagnosis Xiaojing terkena retinal artery occlusion (oklusi arteri retina). Penyebabnya tak lain karena terlalu intens di depan layar smartphone.

Retinal artery occlusion memiliki rekam jejak medis yang buruk selama ini. Kebanyakan orang yang mengidap penyakit itu mengalami kebutaan totoal pada akhirnya. Hanya 20 hingga 35 persen yang pulih.

Dokter yang menangani kasus Xiaojing pun tak berani menjamin apakah penglihatan gadis tersebut bisa kembali seperti semula. Kasus naas ini bisa dijadikan pembelajaran dan instropeksi agar lebih bijak menentukan porsi dan durasi aktivitas sehari-hari.
Sumber : kompas

Akhir Oktober, Aktivasi Kartu SIM Prabayar Wajib Pakai KTP dan KK

Akhir Oktober, Aktivasi Kartu SIM Prabayar Wajib Pakai KTP dan KK

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperketat proses aktivasi kartu SIM prabayar milik operator telekomunikasi. Pelanggan baru maupun lama wajib mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan nomor kartu keluarga ( KK) miliknya.

Data NIK dan nomor KK yang dicantumkan dalam proses aktivasi tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga pengguna tidak bisa lagi sembarangan memasukkan nomor.

"Soal registrasi prabayar ini sebenarnya kita terlambat, sudah sejak 2005 atau 12 tahun ada kebijakannya . Saat itu memang belum efektif karena esoksistemnya belum terbentuk," ujar Menkominfo Rudiantara saat bicara di hadapan wartawan, Rabu (11/10/2017).

"Kalau sekarang sudah ada e-KTP, sudah ada ekosistemnya dan bisa dilakukan. Nanti mulai 31 Oktober 2017, semua wajib mendaftarkan nomor dengan cara ini," imbuhnya.

Pendaftaran NIK dan KK bisa dilakukan oleh pelanggan sendiri setelah membeli kartu prabayar. Atau bisa juga dilakukan melalui gerai operator masing-masing.

Untuk pendaftaran yang dilakukan sendiri, pengguna bakal dibatasi hanya bisa mendatarkan tiga nomor prabayar dari satu operator seluler. Sedangkan pendaftaran melalui gerai masing-masing operator, tidak dibatasi jumlahnya.

Sementara itu, bagi pengguna lama, diharuskan untuk mendaftar ulang. Sistem nantinya akan mengirimkan notifikasi. Saat sudah mendapatkan notifikasi, pengguna diharuskan untuk memasukkan nomor KTP dan KK.

Tidak bisa pakai KTP dan KK palsu

Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan bahwa pihaknya memastikan bahwa pelanggan tidak bisa lagi memakai NIK atau nomor KK palsu untuk mengaktifkan nomor prabayar. Pasalnya, Dukcapil telah memberi akses database kepada operator, sehingga bisa dipakai untuk mencocokkan NIK dan nomor KK yang didaftarkan pelanggan.

"Operator kami beri password untuk bisa mengakses dan mencocokkan data dengan kecepatan hingga 1 juta NIK per hari. Kalau sekarang dari enam operator rata-rata sudah mengakses 170.000 NIK per hari," ujar Zudan.

"Kami jamin operator hanya bisa melihat data saja, tidak mengubahnya. Karena akses yang diberikan kan berbeda. Data yang bisa dilihat nanti verifikasi NIK, nomor KK, nama, tempat tanggal lahir, serta alamat. Jadinya masing-masing nomor seluler, akan langsung terhubung ke NIK. Bisa diketahui data pemiliknya," imbuhnya.
Sumber : kompas

Tidak Registrasi Kartu SIM Prabayar, Ini Sanksinya

Tidak Registrasi Kartu SIM Prabayar, Ini Sanksinya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mewajibkan pelanggan telekomunikasi untuk mendaftarkan atau registrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) dalam nomor prabayar yang digunakan.

Jika ada pelanggaran pada kewajiban ini, ada sanksi yang menunggu bagi pelanggan, maupun operator terkait. Seperti apa?

"Ada (sanksi), seperti di Pasal 22 (Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 tahun 2017). Isinya berupa sanksi administrasi sampai pencabutan izin bagi operator," kata Menkominfo Rudiantara di hadapan awak media, Rabu (11/10/2017).


"Kalau tidak registrasi, calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan lama akan diblokir secara bertahap," imbuhnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara mengumumkan bahwa pelanggan seluler, baik baru maupun lama, mesti registrasi NIK dan nomor KK miliknya. NIK dan nomor KK tersebut selanjutnya akan diverifikasi kebenarannya berdasarkan database kependudukan milik Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri.

"Operator kami beri password untuk bisa mengakses dan mencocokkan data dengan kecepatan hingga 1 juta NIK per hari. Kalau sekarang dari enam operator rata-rata sudah mengakses 170.000 NIK per hari," ucap Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah.


"Kami jamin operator hanya bisa melihat data saja, tidak mengubahnya. Karena akses yang diberikan kan berbeda. Data yang bisa dilihat nanti verifikasi NIK, nomor KK, nama, tempat tanggal lahir, serta alamat. Jadinya masing-masing nomor seluler, akan langsung terhubung ke NIK. Bisa diketahui data pemiliknya," imbuhnya.

Kewajiban mendaftarkan NIK dan nomor KK akan mulai dicanangkan mulai 31 Oktober 2017 untuk para pengguna baru. Sedangkan pengguna lama baru diwajibkan untuk registrasi ulang setelahnya, di sekitar Februari 2018.
Sumber : kompas

Registrasi Kartu SIM Wajib Pakai KTP dan KK, Ini Kata Operator

Registrasi Kartu SIM Wajib Pakai KTP dan KK, Ini Kata Operator

Operator telekomunikasi di Indonesia mendukung dilaksanakannya kewajiban registrasi layanan prabayar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Operator yang telah menyatakan dukungannya, antara lain Telkomsel, XL Axiata, dan Hutchison Tri Indonesia. Para operator berharap registrasi prabayar ini bakal membawa efek positif bagi kondisi industri.

"Kami berharap registrasi pelanggan prabayar ini dilakukan dengan baik dan benar oleh seluruh pihak sehingga akan menjadikan industri telekomunikasi lebih baik serta kompetisi yang lebih sehat di masa yang akan datang," ujar Direktur Sales Telkomsel, Sukardi Silalahi, dalam keterangan resmi Telkomsel kepada KompasTekno, Kamis (12/10/2017).

Hal senada juga diungkap oleh GM Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih. Menurutnya, kebijakan yang akan diterapkan pada 31 Oktober 2017 tersebut bakal membantu dalam hal keamanan karena nomor seluler benar-benar diketahui siapa pemiliknya.

"Kebijakan ini akan membantu XL Axiata melakukan verifikasi terhadap pelanggan, dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan.

"Kami mendukung kesuksesan program ini dengan mengadakan program edukasi baik ke pelanggan maupun kepada mitra retailer XL Axiata," imbuh Ayu.

Sementara itu DGM Corporate Communication Hutchison Tri Indonesia, Arum K. Prasodjo, berharap pencatatan data pelanggan yang lebih rinci bakal membuat konsumen bisa terlindungi dengan baik.
"Kami mendukung regulasi registrasi prabayar dengan validasi database Dukcapil yang akan dijalankan mulai 31 Oktober 2017 karena regulasi ini tujuannya untuk memberikan perlindungan konsumen," terang Arum.

"Hal ini dapat menangkal penyalahgunaan data pelanggan untuk tindakan kriminal, terorisme, dll. Secara teknis kami telah siap dan melakukan tes serta kordinasi bersama Kominfo, Dulcapil dan operator lainnya," imbuhnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperketat proses aktivasi kartu SIM prabayar milik operator telekomunikasi. Pelanggan baru maupun lama wajib mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan nomor kartu keluarga ( KK) miliknya.

Data NIK dan nomor KK yang dicantumkan dalam proses aktivasi tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga pengguna tidak bisa lagi sembarangan memasukkan nomor. Aturan baru ini akan berlaku mulai 31 Oktober 2017.
Sumber : Kompas

Fadli Zon Yakin Sekali Mayoritas Rakyat Ingin Jokowi Diganti

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tidak mempersoalkan sejumlah lembaga survei yang menempatkan elektabilitas Presiden Joko Widodo lebih tinggi dari Prabowo Subianto. Menurut dia, itu wajar saja terjadi karena Jokowi setiap hari seperti kampanye dengan meresmikan proyek-proyek pemerintah dan lainnya.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam sebuah pertemuan konsultasi pimpinan lembaga tinggi negara pada 2015. Foto: dokumen JPNN.Com

“Ya wajarlah, kan setiap hari Pak Jokowi seperti kampanye meresmikan ini, itu. Ya wajar,” kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/10).


Namun, kata Fadli, yang jadi masalah adalah ketika Jokowi sudah berkuasa dan memiliki panggung, elektabilitasnya tidak lebih dari 40 persen. Fadli menegaskan, hal itu menunjukkan sebagian besar atau 60 persen rakyat Indonesia menginginkan pemimpin baru.

“Kalau petahana di bawah 40 persen elektabilitasnya berarti lebih dari 60 persen rakyat Indonesia menginginkan pemimpin baru. Nggak perlu pintar-pintar amat melihat logika itu,” ujar wakil ketua DPR ini.

Dia pun heran terhadap survei yang menempatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah masih tinggi. Padahal, banyak fakta menyatakan bahwa daya beli masyarakat turun.

“Ya kita harus melihat pertanyaan survei seperti apa. Jangan-jangan salah survei begitu loh,” ungkapnya.

Fadli mengaku sudah turun ke lapangan dan melihat kondisi kehidupan masyarakag kelas menengah ke bawah maupun atas. Saat ini, masyarakat merasakan perekonomian yang merosot.

“Bukan meroket kemudian terjadi pelambatan atau stagnan. Kalau ekonomi mengalami stagnan, ini akan berbahaya,” katanya.

Menurut Fadli, bisa jadi memang ada shifting atau perpindahan pola konsumsi dari konvensional ke online. Namun, katanya, jumlahnya terlalu kecil.

Yang jelas, kata dia, ekonomi sekarang sudah mengarah pada kondisi stagnan. Kemampuan membeli melemah, kesenjangan semakin meningkat.

“Hanya sedikit orang yang menikmati kue pembangunan. Ini menurut saya menjadi alarm kepada pemerintah,” tegasnya. (boy/jpnn)

5 Langkah Memulai Bisnis Online dari Nol

Tahun 2017, bisnis online diperkirakan akan terus berkembang. Baik pembeli maupun penjual, semuanya bergerilya di ranah online. “Lapak” untuk berjualan online pun kian beragam. Mulai dari media sosial atau etalase gratis di situs e-commerce. Terlebih, mayoritas pelaku usaha di e-commerce ialah usaha kecil dan menengah (UKM).

Bisnis online dapat dilakukan siapa pun dan dari mana pun, baik Anda yang sedang mencari penghasilan tambahan atau memang ingin serius berbisnis. Kuncinya terletak pada pengelolaan yang baik. Mulai dari sumber daya manusia hingga sumber daya modal, semuanya membutuhkan strategi yang bagus untuk menjalankannya.

Apakah Anda ingin berbisnis online, tetapi bingung ingin memulai dari mana? Simak langkah-langkahnya dalam artikel  berikut ini.

1. Produk dan Target Pasar yang Spesifik

Pertama-tama, tentukan dulu produk yang ingin dijual di toko online Anda serta target pasarnya. Pastikan produk yang Anda pilih spesifik dan bernilai khusus.

Misalnya, Anda ingin menjual pakaian pria untuk target pasar pria usia 18-35 tahun. Maka, pastikan toko Anda menjual pakaian pria dan aksesorisnya saja. Atau barang-barang yang masih mencakup kebutuhan fashion pria, seperti sepatu atau tas. Bila Anda mencampurnya dengan mainan anak, toko Anda menjadi tidak spesifik sehingga membingungkan calon pembeli.

2. Supplier: Dropship VS Reseller

Setelah menemukan produk yang ingin dijual, kini saatnya Anda mencari supplier. Bila Anda ingin memulai bisnis tanpa modal, mulailah dengan sistem dropship. Sistem ini memungkinkan supplier mengirimkan barang ke pelanggan Anda dengan nama toko Anda sendiri, setelah Anda mentransfer harga barang yang disepakati dengan supplier.

Dengan demikian, Anda cukup menerima keuntungan bersih dari barang yang Anda jual.
Sistem dropship pun pada umumnya tidak dikenakan minimal pembelian sehingga cocok bagi Anda yang baru memulai bisnis.

Sementara itu, reseller biasanya menetapkan jumlah minimal pembelian tertentu. Namun, baik dengan sistem dropship atau reseller, pastikan supplier Anda memproduksi barang berkualitas tinggi.

3. Kontak yang Jelas

Langkah selanjutnya ialah menentukan kontak yang akan Anda bagikan kepada calon pelanggan. Misalnya, BBM, WhatsApp, atau LINE. Bila perlu, Anda harus memiliki nomor khusus yang berbeda dengan kontak pribadi Anda.

Selain kontak, Anda juga perlu menyiapkan rekening untuk proses jual beli. Ada baiknya Anda membuka mobile banking untuk rekening toko online Anda sehingga tidak perlu repot bolak-balik ke ATM untuk memproses transaksi yang masuk.

Supaya seluruh proses transaksi berjalan lancar, sebaiknya pertimbangkan untuk membeli HP atau laptop baru. Tidak perlu membeli secara tunai karena kini pun Anda bisa melakukan cicilan tanpa kartu kredit di Home Credit. Kunjungi website Home Credit supaya Anda tidak ketinggalan info promosi terbaru dari kami.

4. Promosikan Toko Anda

Setelah itu, Anda harus menentukan platform untuk mempromosikan toko online Anda. Anda bisa memulai dengan membuat akun di media sosial. Saat ini, akun yang lazim digunakan untuk berjualan online adalah Instagram.

Selain di media sosial, Anda juga bisa membuka toko online di berbagai situs e-commerce.

5. Kembangkan usaha

Bila usaha Anda mulai berkembang dan mulai kebanjiran order, inilah saatnya Anda mengembangkan usaha. Gunakan fitur berbayar di e-commerce untuk menjangkau lebih banyak pembeli. Atau membuka laman web dengan domain resmi sehingga toko online Anda terlihat semakin terpercaya.

Lakukan inovasi dan promosi yang sesuai dengan target pasar Anda secara profesional. Oleh sebab itu, jangan lupa lakukan riset tentang latar belakang pelanggan serta jenis penawaran yang mereka minati.

Semoga sukses! Silakan share artikel ini ke media sosial bila bermanfaat bagi Anda.